Minggu, 23 November 2014

Memotivasi Diri Melalui Rasa Percaya Diri


Memotivasi Diri Melalui Rasa Percaya Diri

Aset paling berharga bagi banyak orang adalah juga aset yang paling belakangan dihargai. Aset itu, bila ditangani dengan semestinya, akan mampu memberikan hasil secara dramatis. Aset yang tidak dapat dikenakan harga setinggi apapun. Itulah otak manusia, pikiran dan proses berfikir.

Otak merupakan kawasan penyimpanan yang kapasitasnya luar biasa, menjadi pentinglah untuk berhati-hati di dalam mengisinya. Sebagian orang mempunyai otak yang penuh dengan pemikiran dan pengalaman negatif. Mereka akan secara terus-menerus menanamkan masukan saya tidak mampu dengan setumpuk alasan mengapa mereka tidak mampu. Sehingga ketika dihadapkan pada sebuah kesempatan atau tantangan baru, otak mereka, ketika ditanya, mengirimkan jawaban : Tidak, kamu tidak mampu, atau tanggapan lain semacam itu.

Lima langkah yang diperlukan untuk membangun kepercayaan diri dan yang pada gilirannya membangun rasa percaya diri bagi motivasi diri dari dalam.
 
  • Hindari mencari-cari alasan
Begitu banyak orang mengurungkan niat mereka dengan mengajukan alasan yang tidak masuk akal dan samasekali salah. Seperti :

- Saya tidak bisa
- Saya tidak mampu sebab...
- Pendidikan saya belum memadai
- Saya sudah terlalu tua
- Saya masih terlalu muda, dll

Siapapun dapat mencari alasan bagi hampir segalanya, maka dalam membangun kepercayaan diri, jangan sekali-kali membuat alasan. Hal itu mungkin sangat menyenangkan dan menentramkan hati, tetapi alasan-alasan hanya akan menghamabat seseoarang dari pencapaian sasaran. Ingatlah bahwa otak Anda adalah kawasan penyimpanan, apa yang Anda masukkan pada gilirannya akan keluar lagi, jadi gantilah penyisipan hal-hal negatif dengan hal-hal positif.
  • Gunakan Daya Imajinasi
Otak dengan kapasitasnya yang tidak terbatas dapat membantu Anda dengan tanpa batasan mencapai ambisi hidup jika Anda memberinya kesempatan. Biarkan dia menggambarkan diri Anda sebagai pribadi yang Anda inginkan. Dengan jelas menggambarkan apapun wujud yang Anda inginkan. Semakin Anda memikirkan itu semua semakin besar kepastian akan suatu hasil yang positif.

Jika Anda terus menerus membiarkan pikiran Anda dipenuhi dengan bermacam-macam pemikiran mengenai penyakit dan kesehatan yang buruk, Anda hampir pasti akan mengalami penyakit yang Anda pikirkan. JIka Anda terus menerus memikirkan hasil negatif tentang pergaulan atau karier bisnis, pemikiran itu pada gilirannya akan mengakar dalam diri Anda.

Maka dalam proses membangun kepercayaan diri dengan menmggunakan proses kesan daya imajinasi otak, pentinglah untuk menjadi yakin bahwa apa yang sedang Anda pikirkan dan lihat dengan jelas adalah hal yang positif. Hal yang positif itu harus memungkinkan kesan positif pada diri Anda dan peningkatannya, serta pemikiran positif itu harus mengarah ke sasaran Anda, cita-cita dan kebahagiaan dalam hidup.
  • Jangan Takut Gagal
Kegagalan telah mengahalangi begitu banyak orang sehingga mereka mundur sebelum mencoba, berbuat atau meraih keberhasilan sebab mereka tidak mampu menerima terminologi dimana ada kemungkinan untuk gagal. Sebagian orang benar-benar tidak pernah mencoba sesuatupun sebab rasa takut gagal ini telah menguasai otak mereka selama bertahun-tahun. Setiap hari mereka memikirkan kegagalan ini sehingga mereka tidak pernah sungguh-sungguh melakukan sesuatu dan pada akhirnya mereka tidak percaya diri dan penuh keraguan.
  • Penampilan Membentuk Kepercayaan Diri
Penampilan luar memang bukan segalanya. Kadang-kadang perlu untuk membelanjakan uang demi penampilan luar yang menarik, karena dengan penampilan luar yang menarik memberi kesempatan yang ada dalam diri Anda untuk merasa baik. Tetapi haruslah tetap bersikap realistis. Sebagian orang bersikap berlebihan dalam penampilan mereka dan pada akhirnya semua itu hanya demi kepuasan ego mereka.
  • Susunlah Catatan Mengenai Sukses Yang Diperoleh
Setiap orang pernah mencapai sukses dalam hidupnya. Cara mengumpulkan catatan sukses masa lalu sangat sederhana. Pikirkan balik sukses Anda yang paling awal yang mungkin terjadi pada masa sekolah ketika memenangkan lomba balap kelereng atau balap karung. Mungkin juga berawal dari ucapan selamat ketika memenangkan lomba mengambar atau melukis. Ini bisa dulakukan secara lisan pada suatu audio kaset atau buku catatan. Anda bisa melihat kembali catatan dan memperbaharui aset paling berharga Anda dengan kenangan akan sukses tersebut.

Motivasi hanya dapat mengabadikan diri berdasarkan harapan. Untuk memotivasi diri, seseorang harus memiliki harapan tentang sebuah masa depan. Oleh karena itu dalam memotivasi diri seseorang bertanggung jawab untuk menciptakan sendiri harapannya.

10 Rahasia Mendapatkan Rasa Percaya Diri Dalam Hitungan Detik


10 Rahasia Mendapatkan Rasa Percaya Diri Dalam Hitungan Detik

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri Anda dalam jangka panjang, namun terkadang kita juga memerlukan langkah-langkah meningkatkan rasa percaya diri dalam waktu singkat. Anda rasanya tak bisa berjalan menuju sebuah pertemuan penting sambil membaca buku panduan mengenai kepercayaan diri, atau menelepon mentor Anda pada menit-menit terakhir.

Jadi dibawah ini saya mencoba mensharingkan kepada Anda beberapa tips yang dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda dengan cepat dalam hitungan detik :

1. Tersenyum

Tersenyum merupakan tips 1 detik jika Anda merasa gugup dan tidak percaya diri. Anda tidak hanya tersenyum jika Anda merasa senang dan percaya diri, sebaliknya Anda bisa tersenyum untuk membuat diri Anda merasa lebih baik. Tersenyum berhubungan erat dengan perasaan positif sehingga hampir tidak mungkin Anda merasa tidak enak ketika Anda tersenyum.

Tersenyum lebih dari sekedar menunjukkan ekspresi pada wajah Anda. Tersenyum melepaskan hormon endorphin yang membuat Anda merasa lebih baik, meningkatkan sirkulasi darah di wajah Anda, membuat Anda merasa nyaman dengan diri Anda sendiri dan tentunya dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda. Anda juga akan tampak lebih percaya diri di hadapan orang lain ketika Anda tersenyum.

2. Tatap Mata Lawan Bicara Anda


Sama halnya dengan tersenyum, tataplah mata semua orang di dalam ruangan. Berikan senyum Anda dan dapat dipastikan mereka akan membalas senyuman Anda; dan senyum yang diberikan orang lain dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda dengan cepat. Sama halnya dengan tersenyum, kontak mata menunjukkan bahwa Anda percaya diri. Menatap sepatu Anda atau meja mendorong perasaan Anda menjadi ragu-ragu dan malu. Tips ini sangat berguna untuk situasi kerja; buatlah kontak mata dengan orang yang mewawancarai Anda, atau orang-orang yang menghadiri presentasi Anda.

“Kontak mata membantu Anda untuk menghilangkan rasa takut jika Anda sedang berbicara di depan umum dan semakin mendekatkan Anda dengan lawan bicara Anda. Stress merupakan perasaan yang datang dari sesuatu yang asing dan tidak dapat dikendalikan. Kontak mata memberikan pembicara gambaran dari kenyataan yang tidak lain adalah lawan bicara itu sendiri. Kontak mata juga membantu menarik minat lawan bicara Anda.” (Confident Eye Contact, Unlimited Confidence)

3. Ubahlah Suara Dalam Diri Anda

Kebanyakan dari kita memiliki suara dalam diri yang mengatakan bahwa kita bodoh, tidak cukup mampu, terlalu gendut, kurus, berisik, pendiam, dll. Kemampuan merubah suara di dalam diri Anda merupakan kunci untuk memperoleh kepercayaan diri dari dalam. Buat suara dalam diri Anda menjadi teman pendukung yang paling mengenal Anda dan mengetahui bakat Anda, serta menginginkan Anda untuk mencapai yang terbaik.

4. Lupakan Standar Yang Ditetapkan Orang Lain
Terlepas dari situasi yang membuat Anda mengalami krisis percaya diri, Anda bisa membantu diri Anda sendiri dengan berpegang pada stAndar yang Anda miliki. Orang lain memiliki nilai yang berbeda dengan Anda, dan sekeras apa pun Anda mencoba, Anda tidak pernah bisa memuaskan semua orang setiap saat. Jangan khawatir jika orang-orang menyebut Anda gendut, kurus, pemalas, membosankan, pelit, konyol, dll.. Bertahanlah pada stAndar yang Anda miliki, bukan pada stAndar yang dimiliki orang lain. Ingatlah nilai-nilai dan stAndar-stAndar yang dimiliki umumnya berbeda dalam masyarakat; Anda tidak harus menerima nilai dan stAndar tersebut hanya karena orang-orang di sekitar Anda menerimanya.

5. Tampillah Serapih Mungkin


Meskipun Anda hanya memiliki sedikit waktu, pergilah ke kamar mandi untuk memastikan Anda tampil rapih. Sisirlah rambut Anda, cucilah muka Anda, perbaiki riasan wajah Anda, luruskan kerah Anda, pastikan tidak ada sisa makanan pada gigi Anda. Semua hal ini dapat membuat perbedaan antara rasa percaya diri terhadap penampilan Anda dan rasa takut Anda terhadap penampilan Anda.

”Sempurnakan penampilan fisik Anda; sudah merupakan fakta bahwa penampilan seseorang memainkan peranan penting dalam membangun rasa percaya diri. Meskipun kita tahu apa yang kita miliki dalam diri kitalah yang penting, penampilan fisik Anda menentukan impresi orang terhadap diri Anda.” (Building Blocks to Self-Confidence, Complete Wellbeing)

6. Berdoalah Atau Bermeditasi Sejenak


Jika Anda percaya pada Yang Maha Kuasa, mengucapkan doa bisa meningkatkan rasa percaya diri Anda (Anda juga bisa melakukan meditasi selain berdoa). Langkah ini membantu Anda untuk mundur sesaat dari situasi yang serba cepat dan mencari bantuan dari Yang Maha Kuasa. Berikut adalah sebuah contoh doa, namun Anda bisa menulis hal serupa yang sesuai dengan agama atau kepercayaan Anda:

“Ya Tuhan, terima kasih karena Kau telah mencintai dan menerimaku apa adanya.. bantulah aku untuk melakukan hal yang sama.. dan bantulah aku untuk tumbuh menjadi sesuai dengan kehendakMu sehingga rasa percaya diriku akan bertambah; semuanya demi keagungan namaMu dan bukan namaku. Terima kasih karena Engkau telah mendengarkan dan menjawab doaku. Amin.” (Daily Encounter, Strengthen Your Self-Confidence, Acts International)

7. Reka Ulang


Jika sesuatu terjadi diluar dugaan Anda, hal ini cukup mudah menggoyahkan rasa percaya diri Anda. Mungkin Anda menumpahkan minuman Anda, terlambat hadir di sebuah pertemuan penting karena macet, atau seseorang yang ingin Anda ajak bicara memberikan tanggapan dingin. Cobalah untuk “mereka ulang” situasi tersebut dan tempatkan pada situasi yang lebih positif. Seringkali suatu kejadian menjadi negatif karena persepsi kita sendiri.

8. Tentukan Langkah Anda Selanjutnya

Jika Anda tidak yakin dengan apa yang harus Anda lakukan, temukan satu langkah sederhana yang bisa membantu Anda untuk terus maju. Hal ini mungkin saja bisa dilakukan dengan melakukan kontak mata pada sebuah pesta, memperkenalkan diri Anda pada orang asing, memecahkan kebekuan dalam sebuah rapat, atau menanyakan orang yang mewawancarai Anda untuk menunjukkan pengetahuan Anda terhadap industri dan perusahaan mereka.

Mulailah bertindak meskipun Anda tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang seharusnya Anda lakukan. Bergeraklah menuju sasaran Anda. Koreksi diri Anda di lain kesempatan.

9. Bicaralah Perlahan

Sebuah tips sederhana agar Anda terlihat atau menjadi lebih percaya diri adalah dengan bicara perlahan. Jika Anda bicara terlalu cepat, Anda akan merasa tidak enak karena Anda sadar Anda bicara terlalu cepat. Bicara perlahan memberi Anda kesempatan untuk memikirkan apa yang Anda akan katakan selanjutnya. Jika Anda sedang berbicara atau melakukan presentasi, berhentilah sesaat pada akhir sebuah frase atau kalimat untuk membantu orang lain mencerna apa yang Anda katakan.

Berbicara perlahan menunjukkan kepercayaan diri seseorang. Seseorang yang merasa tidak layak didengarkan akan berbicara dengan cepat, karena ia tidak mau membuat orang lain menunggu hal-hal yang tidak layak didengarkan.

10. Ikut Ambil Bagian


Pernahkah Anda duduk seharian di dalam kelas atau di sebuah rapat tanpa mengucapkan satu patah kata pun? Pernahkah Anda pergi bersama teman-teman Anda di malam hari dimana teman-teman Anda berbincang dengan gembira sementara Anda hanya duduk dan menatap minuman Anda? Kemungkinan yang terjadi adalah Anda merasa tidak terlalu percaya diri pada saat itu – dan mungkin saja Anda akan merasa lebih tidak enak sesudah malam tersebut. Apapun situasi Anda, berusahalah untuk ikut ambil bagian. Meskipun Anda merasa tidak banyak yang bisa Anda katakan, pikiran dan perspektif Anda sangat berharga bagi orang-orang di sekitar Anda.

Dengan mencoba untuk berbicara setidaknya satu kali dalam setiap diskusi kelompok, Anda akan menjadi pembicara yang lebih baik, lebih percaya diri mengutarakan pikiran Anda, dan dikenal sebagai seorang pemimpin oleh rekan-rekan Anda.